Reaksi Iskcon Terhadap Demo Menentang Hare Krishna

18 Feb

Reaksi Iskcon Terhadap Demo Menentang Hare Krishna

“Saya melihat sah-sah saja melaksanakan program untuk atraksi budaya, karena salah satu cara menyamaikan aspirasi adalah dengan itu. PHDI tidak pernah melarang karena tidak ada kewenangan berkaitan dengan itu,’ kata Sudiana. Selain itu ajarannya juga dianggap bertentangan dengan Hindu Bali baik dari segi teologi, filsafat, maupun tatwa. Ida pun mendukung penuh PHDI untuk mengambil sikap tegas agar Hare Krisna keluar dari tubuh PHDI dan agama Hindu Bali. Beberapa orang kemudian ngundang, memanggil leakage atau mereka yang sakti untuk “mencoba” watangan matah tersebut. Setelah calonarang ini dilanjutkan dengan pemampilan dua orang penari joged dan juga orasi dari masing-masing kelompok yang hadir. Simpan nama, email, dan situs internet saya di web browser ini untuk lain kali saya berkomentar.

Tidak juga kata-kata tersebut ditemukan dalam setiap teks-teks Buddha atau Jain, atau salah satu dari 23 bahasa resmi India. Pengikut Gerakan Hare Krishna adalah salah satu kelompok yang paling asketik. Kode etik dan ethical yang diterapkan dalam perguruan ini sangat ketat. Para anggota harus menjalankan empat prinsip, yaitu dilarang mabuk-mabukan (minum minuman keras dan/atau menggunakan obat-obatan terlarang), melakukan seks bebas, mencuri dan makan daging, ikan serta telor disamping aturan-aturan lainnya yang tidak kalah ketatnya.

Hare Krishna Bukan Hindu?

Pihaknya mengaku semua pihak harus dilibatkan dalam memberikan masukan. ” Hari ini inti dari masukannya, pointnya meminta PHDI Pusat untuk evaluasi ISCON yang terdaftar di PHDI Pusat,” imbuhnya. ” Hari ini inti dari masukannya, pointnya meminta PHDI Pusat untuk evaluasi ISCON yang terdaftar di PHDI Pusat,” imbuhnya. Rapat yang digelar di Kantor PHDI Bali, Rabu (22/7) kemarin untuk meminta PHDI bergerak cepat, agar masalah ini tidak berlarut-larut. Kedua PHDI Bali melarang Hare Krisna/ISKCON melakukan kegiatan di luar ashram dan di pura seluruh Bali. Pihaknya word play here mengaku belum ada jawaban resmi dari PHDI pusat karena pusat masih menunggu beberapa tahapan yang harus dilalui mulai dari koordinasi dengan sabha walaka, juga koordinasi dengan sabha pandita.

Namun meskipun demikian, pertumbuhan pengikut ajaran ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Untuk membangun tempat suci lila transendental bagi para anggota dan masyarakat secara luas yang didedikasikan kepada Personalitas Tuhan Yang Maha Esa, Krishna. “Tolong Pimpinan Yayasan ISKCON sampaikan kepada seluruh anggotanya untuk tidak melakukan kegiatan Hare Krisna di tempat-tempat umum, cukup di Ashram saja,” ucapnya. “Tolong Pimpinan Yayasan ISKCON sampaikan kepada seluruh anggotanya untuk tidak melakukan kegiatan Hare Krisna di tempat-tempat umum, cukup di Ashram saja.

# Iskcon.

Kita harus menjaga kerukunan antarsesama maupun antarumat beragama dengan mengedepankan sikap saling asah, asih, dan asuh,” tegasnya. Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali mendesak PHDI Pusat agar segera menyikapi polemik mengenai keyakinan Hare Krishna yang marak di Pulau Dewata. Ketua PHDI Bali Prof. IGN Sudiana menyebutkan hal itu Minggu (2/8/2020). Simpan nama, e-mail, dan situs internet saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Banyak ahli merasa bahwa nama “Hindu” telah dikembang pihak lain, para penyerbu yang tidak bisa menyebut nama Sungai Sindhu dengan baik. Menurut Sir Monier Williams, leksikografer Sanskerta, anda tidak dapat menemukan akar pribumi untuk kata-kata Hindu atau India.

Pria yang juga Rektor IHDN ini berharap agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum dan melawan hukum. “Semua pihak agar tetap tenang serta jangan mudah terpancing isu-isu di medsos yang dapat memperkeruh keadaan.

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR– PHDI Provinsi Bali segera memanggil ISKCON dan Hare Krishna untuk menindaklanjuti polemik yang viral di Media Sosial belakangan ini. Ketua MDA Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet meminta agar masyarakat Bali menyikapi masalah ini dengan tenang dan cerdas serta sesuai dengan etika orang Bali damai, dan santun, sehingga tidak sampai menimbulkan gerakan atau sikap yang melanggar hukum. Paruman Pandita yang hadir dalam kesempatan ini word play here mengharapkan pemegang kebijakan khususnya di Bali bisa mencari jalan keluar sehingga polemik Hare Krishna ini bisa berkesudahan. Organisasi Hindu existed di luar Bali, seperti Prajaniti di Banten dan Jakarta, didukung 50 lebih organisasi Hindu di seluruh Indonesia, juga menyampaikan tentangan terhadap ajaran-ajaran ISKCON. Mereka menilai ajaran ISKCON menyimpang dan melecehkan tradisi Hindu di Indonesia. Word play here, pengurus perkumpulan ISKCON dalam klarifikasi itu menyatakan permintaan maaf atas keresahan ditimbulkan oleh kegiatan-kegiatan yang telah digelar.

  • Prabhupada memaknai “Hindu” dalam konteks nama yang berasal dari sebutan untuk penduduk di sekitar sungai Sindhu untuk menyebut orang yang berasal dari India, atau agama yang berasal dari India.
  • Diantaranya, mendesak PHDI untuk membubarkan Hare Krishna, mengeluarkan Hare Krisna dari agama Hindu dan PHDI, mencabut pengayoman PHDI terhadap ISKCON/Hare Krishna, penarikan buku-buku pelajaran siswa SD yang memuat konten Hare Krisna dan tidak sesuai dengan tradisi budaya dan kearifan lokal di Bali.
  • Terlebih, mereka menyebarkan ajaranya ke generasi muda dengan menyisir sekolah-sekolah,” ungkapnya.
  • Ketua Puskor Hindunesia, Ida Bagus Susena mengatakan, PHDI Bali harus lebih proaktif agar kondisi tidak semakin memanas.

Tentang tudingan mengganggu Adat Istiadat Bali, mereka menyatakan, “Pengikut Hare Krishna di Bali pada dasarnya tetap mengikuti adat istiadat. Berita ISKCON Hare Krishna pusat, PHDI Bali mengadakan pertemuan yang sifatnya menampung aspirasi dari elemen umat Hindu.

Padahal jika didalami Hare Khrisna hanya mengakui Bhagavadgita sebagai otoritas tertinggi. Sebab Ajaran Hare Khrisna hanya mengakui Khrisna sebagai Tuhan tertinggi. Karena itu, Sampradaya termasuk Hare Krishna diusulkan untuk tidak lagi mendapatkan pengayoman dari PHDI, serta menarik buku-buku buku pelajaran dan/atau materi soal agama Hindu, berikut media publikasi lainnya yang di dalamnya terdapat materi yang bertentangan dengan ajaran Agama Hindu. Sementara itu, Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan pihaknya paling pertama keluarkan sikapo tegas terhadap keberadaan ajaran Hare Krishna. ” Sekarang DPRD Bali bersikap yang sama dengan PHDI Bali, yang sebelumnya sudah menginstruksikan kepada PHDI Kabupaten/Kota se-Bali untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan Hare Krishna di luar ashram,” jelas Sudiana saat dikonfirmasi NusaBali terpisah, Senin kemarin.